Kompartement Syndrom (Komplikasi Akibat Patah Tulang)

Salah satu komplikasi yang dapat ditimbulkan akibat patah tulang yaitu Kompartement Syndrom.

Kompartement Syndrom merupakan komplikasi serius yang terjadi karena terjebaknya otot, tulang, saraf, dan pembuluh darah dalam jaringan parut. Ini disebabkan oleh oedema atau perdarahan yang menekan otot, saraf, dan pembuluh darah. Selain itu karena tekanan dari luar seperti gips dan pembebatan yang terlalu kuat.

Gejala klinis yang umum ditemukan pada sindroma kompartemen meliputi 5 P, yaitu : :
  • Pain (nyeri) : nyeri pada jari tangan atau jari kaki pada saat peregangan pasif pada otot-otot yang terkena, ketika ada trauma langsung.
  • Parestesia : biasanya memberikan gejala rasa panas dan gatal pada daerah lesi.
  • Pallor (pucat) : kulit terasa dingin jika di palpasi, warna kulit biasanya pucat, abu-abu atau keputihan.
  • Paresis atau  Paralisis : biasanya diawali dengan ketidakmampuan untuk menggerakkan sendi, merupakan tanda yang lambat diketahui.
  • Pulselesness (berkurang atau hilangnya denyut nadi) : akibat adanya gangguan perfusi arterial.

Sumber :
http://orthopaedi-dan.blogspot.com
http://wikimedya.blogspot.com/
http://tanyakenapa.staff.ub.ac.id/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Kenji Goh

"... Takutlah dengan orang yang hanya MENGUASAI satu jurus"